https://ubs.ac.id/foto_berita/9955ba2e609b13d615a6c8e12229e2e4.png
  • By Pusdatin
  • In Design
  • Posted 30 April 2026

DOSEN-DOSEN FIP UNIVERSITAS BANI SALEH GELAR PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN TEMA “MELEJITKAN POTENSI ANAK MELALUI MULTIPLE INTELLIGENCE”

Bekasi, 23 April 2026 — Dosen-dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Bani Saleh mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang menghadirkan para orang tua siswa Bimbingan Belajar Kita Anak Pintar (THE KAI), Taman Rahayu, Kecamatan Setu. Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dan bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai penerapan teori Multiple Intelligence dalam mendukung perkembangan dan potensi anak-anak. Tema kegiatan yang diusung adalah  ”Melejitkan Potensi Anak melalui Multiple Intelligence”.

Tema ini diangkat berdasarkan teori Multiple Intelligence yang dipopulerkan oleh Howard Gardner. Teori ini menyatakan bahwa kecerdasan manusia tidak hanya terbatas pada kemampuan akademik atau logika saja, melainkan meliputi berbagai jenis kecerdasan yang beragam.

Kegiatan ini dilatarbelakangi adanya keprihatinan para pendidik, bahwa orang tua terlalu fokus untuk mengejar kemampuan anak untuk membaca dan berhitung serta satu sisi kercerdasan saja, yaitu kecerdasan bdiah ahasa atau kecerdasan kognitif. Berdasarkan situasi ini, dosen-dosen Prodi PGSD (Yuli Diah Saptorini, M.Pd, Widi Astuti, M.Pd, Khoirun Nisa M.Pd, Ilham Jaya, M.Pd, Hadi Rohyana, M.Pd, dan Isna Muhammad Fathony, M.Pd) terpanggil untuk memberikan edukasi kepada orang tua untuk memahami kecerdasan jamak yang dimiliki oleh anak dan setiap anak memiliki kecerdasan unik yang berbeda-beda.

Ibu Widi Astuti, M.Pd  sebagai narasumber menyatakan, “Dengan memahami dan menstimulasi kecerdasan-kecerdasan tersebut, orang tua dapat berperan aktif dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal”. Selain itu Bapak Ilham Jaya, M.Pd menyatakan bahwa “Orang tua harus menerima keunikan putra atau putrinya, peka dan mampu mendeteksi kecerdasannya yang dominan”. 

Sembilan Kecerdasan Anak dan Cara Menstimulasinya

Dalam kegiatan ini, para dosen prodi PGSD FIP memaparkan sembilan jenis kecerdasan yang harus dikenali oleh orang tua agar dapat menstimulasi potensi anak secara tepat.

  1. Kecerdasan Linguistik

Anak dengan kecerdasan ini cenderung pandai berbicara, menulis, dan membaca. Orang tua bisa mendukungnya dengan membacakan cerita, mengajak berdiskusi, dan menyediakan buku-buku menarik.

  1. Kecerdasan Logika-Matematika

Anak ini suka berhitung, memecahkan masalah, dan berpikir logis. Stimulasi bisa dilakukan dengan permainan teka-teki, eksperimen sains sederhana, dan aktivitas berhitung.

  1. Kecerdasan Visual-Spasial

Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan melihat dunia secara visual dan detail. Orang tua dapat memberikan alat gambar, puzzle, atau mengajak anak melihat peta dan karya seni.

  1. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani

Anak yang aktif secara fisik dan pandai menggunakan tubuhnya. Stimulasi melalui olahraga, tari, atau kegiatan tangan seperti membuat kerajinan sangat dianjurkan.

  1. Kecerdasan Musikal

Anak yang peka terhadap suara dan ritme. Orang tua bisa mengenalkan alat musik, menyanyikan lagu, atau mendengarkan berbagai jenis musik bersama anak.

  1. Kecerdasan Interpersonal

Anak yang mudah bergaul dan peka terhadap perasaan orang lain. Orang tua dapat mengajarkan keterampilan sosial melalui permainan kelompok dan diskusi.

  1. Kecerdasan Intrapersonal

Anak yang tahu tentang dirinya sendiri dan mampu mengelola emosinya. Stimulasi bisa berupa kegiatan refleksi diri dan menulis jurnal.

  1. Kecerdasan Naturalis

Anak yang tertarik pada alam dan lingkungan. Orang tua bisa mengajak anak beraktivitas di luar ruangan, mengenalkan flora dan fauna serta pelestarian lingkungan.

  1. Kecerdasan Eksistensial

Anak yang suka berpikir tentang makna hidup dan keberadaan. Diskusi tentang nilai-nilai kehidupan dan filosofi sederhana dapat membantu mengasah kecerdasan ini.

Peran Orang Tua dalam Menstimulasinya

Para dosen menekankan bahwa peran orang tua sangat vital dalam mendukung perkembangan kecerdasan anak. Orang tua dianjurkan untuk mengenali kecerdasan dominan anak dan menyediakan lingkungan yang kondusif bagi anak untuk berkreativitas dan belajar. Pendekatan yang personal dan penuh kasih sayang akan membuat anak merasa dihargai dan termotivasi untuk mengembangkan potensi terbaiknya. Yuli Diah Saptorini, M.Pd menambahkan, “Stimulasi kecerdasan anak tidak harus mengeluarkan banyak biaya, orang tua dapat berkreasi dengan memanfaatkan sumber daya di lingkungan sekitar anak”

Respons dan Harapan Peserta

Orang tua yang hadir sangat antusias menerima ilmu baru ini. Mereka berharap dapat menerapkan metode Multiple Intelligence dalam mendidik anak di rumah sehingga potensi anak tidak hanya tersalurkan secara akademik, tetapi juga secara menyeluruh.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk nyata kontribusi dosen FIP Universitas Bani Saleh dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan peran orang tua dalam membangun generasi masa depan yang unggul dan berkarakter. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Tidak ada sesuatu pun di timbangan hari kiamat yang lebih berat dari pada akhlak mulia.

HR. Abu Dawud no.4799