BEKASI, 5 November 2026 — Sebagai
bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Universitas
Bani Saleh (UBS) menyelenggarakan Seminar Parenting interaktif bagi para orang
tua dan wali murid di SDN Margahayu V, Bekasi. Kegiatan ini menghadirkan Wakil
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bani Saleh, Ibu Yuli Diah Saptorini,
M.Pd., sebagai narasumber utama yang mengusung tema "Menghadirkan
Komunikasi Bermakna dengan Cinta kepada Anak".
Dalam pemaparannya, Ibu Yuli Diah
Saptorini, M.Pd., mengulas secara mendalam bahwa komunikasi dalam keluarga
bukan sekadar penyampaian pesan atau instruksi harian, melainkan jembatan
emosional yang membentuk karakter, rasa aman, dan kepercayaan diri anak sejak
usia sekolah dasar.
Ibu Yuli Diah Saptorini
memaparkan berbagai contoh respons emosi anak yang kerap ditemui
sehari-hari—mulai dari ekspresi gembira, cemas, marah, hingga perilaku tertutup
saat mengalami masalah di sekolah. Ia mengaitkan fenomena emosi ini dengan
temuan-temuan riset psikologi perkembangan anak dan komunikasi keluarga. Antusiasme
Peserta dan Diskusi Kasus Pengasuhan Seminar ini disambut dengan antusiasme
tinggi oleh para peserta yang terdiri dari puluhan orang tua dan wali murid SDN
Margahayu V. Sesi tanya jawab berlangsung hangat dan interaktif.
Salah satu pertanyaan menarik
datang dari peserta bernama Ibu Tatik, seorang guru. Ia berkonsultasi mengenai
dinamika pengasuhan di rumah tempat anaknya yang duduk di kelas 6 SD lebih
percaya dan selalu menuruti perkataan ibunya (mama) dibandingkan anggota
keluarga lain, serta menanyakan bagaimana penanganan yang tepat agar pola
komunikasi di dalam rumah tetap harmonis dan tidak timpang.
Menanggapi kasus tersebut, Ibu
Yuli Diah Saptorini, M.Pd., menjelaskan bahwa di usia pra-remaja (kelas 6 SD),
anak mulai menyaring figur utama (attachment figure) yang dinilainya paling
konsisten memberikan kenyamanan, rasa aman, serta validasi tanpa prasangka.
Melalui seminar parenting ini,
Universitas Bani Saleh berharap dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan
rumah dalam mengawal tumbuh kembang anak-anak SDN Margahayu V menuju generasi
yang cerdas secara akademik dan matang secara emosional.
Humas FIP
Tidak ada sesuatu pun di timbangan hari kiamat yang lebih berat dari pada akhlak mulia.
HR. Abu Dawud no.4799